Study Campus Sebagai Program Kokurikuler Kelas XII SMA Negeri 1 Paguyangan

 


Pembelajaran kokurikuler (Penguatan Delapan Dimensi Profil Lulusan) atau Project Based Learning merupakan pengganti Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pelaksanaan kokurikuler dilakukan secara fleksibel, baik secara muatan maupun secara waktu pelaksanaan. Pembelajaran kokurikuler di SMA Negeri 1 Paguyangan merupakan kegiatan penguatan pembelajaran yang dilakukan dalam konteks intrakurikuler, tetapi dirancang dalam bentuk aktivitas yang bersifat kontekstual, praktik langsung, eksploratif, atau berbasis proyek kecil.

Program Kokurikuler kelas XII setelah melalui perencanaan guru-guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), dan Pendidikan Agama  Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) disepakati menyelenggarakan kegiatan outing class yang bertajuk “Go to Campus” atau Study Campus. Tema dari kegiatan Study Campus adalah  “Gaya Hidup Sehat Holistik Berbasis Nilai Spiritual dan Analisis Data”  dengan sub tema “Sehari Menjadi Mahasiswa: Manajemen Waktu, Iman, dan Gaya Hidup Sehat”.

·Projek study campus mengajak siswa melakukan simulasi "Satu Hari Menjadi Mahasiswa". Siswa akan merancang jadwal perkuliahan, mengelola waktu ibadah, menyisipkan rutinitas fisik di sela kesibukan, dan melakukan refleksi mendalam, sehingga siswa memiliki gambaran nyata mengenai kemandirian di perguruan tinggi sekaligus menjaga keseimbangan antara akademik, kesehatan fisik, dan spiritualitas.

Tujuan dari projek ini dirancang adalah supaya siswa memiliki pengalaman belajar yang menggembirakan, bermakna, dan berkesadaran. Melaui kegiatan ini diharapkan siswa dapat merasakan keseruan berperan sebagai mahasiswa dan bereksperimen dengan jadwal mandiri. Selain itu, siswa dapat memahami bahwa kesehatan dan spiritualitas merupakan modal utama dalam menjaga produktivitas di masa depan. Siswa juga dilatih untuk menyadari penggunaan waktu secara detail dan memahami dampak pilihan gaya hidup terhadap kondisi mental dan fisik.

Program study campus merupakan salah satu komitmen SMA Negeri 1 Paguyangan dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan tinggi, dimana siswa kelas XII menghadapi kendala dalam menentukan perguruan tinggi dan pilihan jurusan. Study campus merupakan suatu program yang bertujuan untuk mengenalkan siswa pada beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Melalui kegiatan study campus, siswa diajak untuk melihat secara langsung kehidupan di beberapa kampus seperti melihat infrastruktur pendidikan di kampus, berdiskusi dengan praktisi akademisi, dan memahami budaya belajar di tingkat kampus.

85 siswa mengikuti program study campus kelima perguruan tinggi di Yogyakarta seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gajah Mada (UGM), Akademi Pariwisata Yogyakarta (Akparyo), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Sedangkan 187 siswa mengikuti study campus ke Purwokerto seperti Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Pelaksanaan study campus di Yogyakarta dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 26 dan 27 Januari 2026 didampingi oleh 6 pembina dari guru. Hari pertama mengunjungi kampus UNY, UGM, dan Akparyo. Sedangkan hari kedua mengunjungi kampus UAD dan UTY. Study campus di Purwokerto hanya dilaksanakan satu hari pada tanggal 26 Januari 2026 dengan didampingi 11 pembina dari guru.

Pelaksanaan kegiatan study campus ke beberapa universitas di Yogyakarta maupun Purwokerto memberikan dampak yang positif bagi siswa. Selama kegiatan study campus berlangsung para siswa terlihat sangat antusias untuk menerima informasi dan materi dari dosen atau mahasiswa dari setiap universitas. Selain itu, siswa juga mengajukan pertanyaan mengenai dunia perkuliahan. Melalui kegiatan study campus ini, siswa dapat melihat secara langsung keadaan sesungguhnya yang ada di kampus dan mengetahui informasi mengenai beberapa jalur masuk, program studi, beasiswa, dan prospek karir setelah lulus, sehingga para siswa memiliki gambaran untuk menentukan perencanaan yang matang dan siap secara mental.

Kegiatan kokurikuler study campus kelas XII diakhiri dengan penugasan terhadap siswa dengan pembuatan laporan secara individu yang disahkan oleh pembina kegiatan, ketua panitia, dan kepala sekolah. Laporan tersebut berisi tentang hasil kunjungan dan informasi mengenai program studi, jalur masuk, beasiswa, dan prospek karir. Pembuatan laporan study campus bagi siswa bertujuan agar siswa dapat memahami terhadap informasi-informasi yang diperoleh selama kunjungan ke berbagai perguruan tinggi sehingga menguatkan siswa untuk merencanakan studi lanjut yang lebih matang.

Koordinator kokurikuler kelas XII sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Isa Lucky Imanurrohman, S. Pd. Kor mengevaluasi kegiatan study campus berjalan lancar dan sesuai rencana, namun sebagian siswa belum memiliki kesadaran untuk mengikuti kegiatan kokurikuler. Siswa harus diberikan motivasi dan bimbingan untuk mengikuti kegiatan sampai dengan menyusun laporan kegiatan. Sehingga menyarankan untuk kegiatan kokurikuler harus dibuat dengan perencanaan matang dan disesuaikan dengan tema dan kebutuhan siswa saat ini.

Terlaksananya study campus di berbagai perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai pilihan program studi dan peluang karir di masa depan, sehingga siswa dapat memahami keterkaitan antara program studi yang dipilih dengan prospek dunia kerja. Selain itu, kegiatan study campus juga dapat menjadi motivasi siswa untuk meningkatkan prestasi akademik, mengembangkan kompetensi diri, agar mampu diterima di perguruan tinggi yang diharapkan.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHT Pengembangan Modul Ajar yang Mengintegrasikan Visi Misi Sekolah

Pembelajaran Daring Yang Efektif

IHT Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artificial Bagi Guru di SMA N 1 Paguyangan