SMA Negeri 1 Paguyangan Terima Kunjungan Study Tiru SMA Negeri 3 Brebes
Kegiatan
yang berlangsung di Laboratorium Biologi, sambutan Kepala SMA Negeri 1
Paguyangan diwakili Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Ummi Farikhatun Nisa, S.
Pd. yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan
SMA Negeri 3 Brebes dan telah menjadi bagian untuk berbagi pengalaman adiwiyata
di SMA Negeri 1 Paguyangan. Capaian yang telah didapat SMA Negeri 1 Paguyangan
sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional merupakan hasil kerja sama tim adiwiyata dan
seluruh warga sekolah. Sambutan dari SMA Negeri 3 Brebes diwakili Sekretaris Tim
Adiwiyata, Suharto, S. Pd. yang menyampaikan ucapan terima kasih atas
kesempatan yang telah diberikan untuk study tiru di SMA Negeri 1 Paguyangan.
Harapannya dengan kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan dan inspirasi untuk mengembangkan SMA Negeri
3 Brebes menuju adiwiyata tingkat provinsi.
Pemaparan
aktualisasi kegiatan adiwiyata SMA Negeri 1 Paguyangan yang pertama disampaikan
oleh Pembina Adiwiyata, Murni Sukapti, S.Pd., M. Pd. Kader adiwiyata yang
beranggotakan sepertiga dari 847 jumlah siswa diwakili oleh 8 siswa yang ikut
mendampingi kegiatan study tiru. Kegiatan yang telah dilakukan oleh para kader
diantaranya (1) Kebersihan lingkungan; (2) Pembibitan, pemeliharaan, dan
penanaman pohon; (3) Pengelolaan sampah; (4) Pengurangan sampah; (5) Konservasi
air; (6) Konservasi energi; dan (7) Inovasi terkait Perilaku Ramah Lingkungan Hidup
(PRLH).
Pemaparan
kedua disampaikan Ketua Tim Adiwiyata SMA Negeri 1 Paguyangan, Efie Sunarya, S.
Pd., yang menjelaskan secara rinci tentang persiapan seluruh warga sekolah pada
saat menuju Adiwiyata Nasional dan pengisian Aplikasi SIDIA (Sistem
Digitalisasi Adiwiyata). Dalam pemaparannya, sekolah adiwiyata merupakan
program resmi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menggambarkan
tempat belajar yang peduli terhadap lingkungan hidup dan sehat, bersih, serta
indah. Sekolah mengintegrasikan tiga prinsip dasar dalam penentuan kurikulumnya
yakni edukatif, partisipastif, dan berkelanjutan. Keuntungan sekolah adiwiyata
diantaranya adalah menciptakan branding sekolah, menciptakan budaya
pelestarian lingkungan, menciptakan kebersamaan, dan meningkatkan kualitas
pembelajaran berbasis lingkungan.
Kunci
keberhasilan sekolah adiwiyata, tidak hanya sebagai green school tetapi
berkomitmen dalam membentuk budaya positif semua warga sekolah untuk
bertanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan keindahan sekolah.
Pentingnya komitmen bersama antara siswa, guru dan karyawan, serta pihak ketiga
sebagai kerja sama sebagai warga sekolah. Keberlanjutan lingkungan juga penting
dalam bentuk evaluasi dan pemantauannya dengan program yang tersusun untuk
dilaksanakan bersama. Dengan Jargon “Hijau Bumiku, Bersih Sekolahku, Asri
Lingkunganku” menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Paguyangan berkomitmen untuk
menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Jargon tersebut
menjadi semangat semua warga sekolah dalam menjaga kebersihan, kelestarian, dan
keasrian lingkungan.
Tantangan
yang harus dihadapi untuk menjadi sekolah adiwiyata nasional adalah bagaimana menyusun
kurikulum yang efektif, pembelajaran yang jelas dan dapat dicapai, serta selaras
dengan tujuan programa adiwiyata. Selain itu, kegiatan pembelajaran perlu
disusun secara efektif dan menyenangkan serta dapat menarik minat dan motivasi
siswa, sehingga nilai-nilai peduli lingkungan terintegrasi dalam proses
pembelajaran. Pengelolaan waktu yang tepat juga menjadi bagian penting supaya
kegiatan dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan.
Observasi
lingkungan menjadi kegiatan berikutnya setelah pemaparan materi. Tim adiwiyata
SMA N 3 Brebes berkeliling sekolah untuk melihat secara langsung aktivitas dan
program yang telah dilaksanakan tim adiwiyata SMA Negeri 1 Paguyangan. Green
house, pengelolaan sampah, pembuatan kompos, dan inovasi terkait PRLH.
Kegiatan terakhir adalah penutupan study tiru dengan penyampaian kesan dan
pesan dari perwakilan tim adiwiyata SMA Negeri 3 Brebes. Sekretaris tim
adiwiyata, Suharto, S. Pd. menyampaikan ucapan
terima kasih atas sambutan dari tim adiwiyata SMA Negeri 1 Paguyangan sekaligus
materi yang sudah disampaikan dan harapannya dapat diimplementasikan di SMA Negeri
3 Brebes menuju adiwiyata tingkat provinsi.
SMA Negeri
3 Brebes merupakan sekolah ke 4 yang melaksanakan study tiru setelah MTS Negeri
1 Brebes, SMA Negeri 1 Sirampog, dan SMP Negeri 4 Bumiayu. Hal ini membuktikan
bahwa SMA Negeri 1 Paguyangan semakin dipercaya menjadi sekolah rujukan sebagai
sekolah Adiwiyata. Adanya kegiatan study tiru diharapkan dapat memperluas
kolaborasi antarsekolah untuk memperkuat upaya bersama dalam rangka mewujudkan
lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar