PMR Wira SMA Negeri 1 Paguyangan Raih Juara II Dinus First Aid Educational Competition 6.0

 


SMA Negeri 1 Paguyangan sebagai Sekolah Sehat berhasil meraih prestasi juara II pada ajang “Dinus First Aid Educational Competition 6.0” yang diselenggarakan Universitas Dian Nuswantoro pada tanggal 23 Januari 2026. Tim PMR Wira yang mewakili SMA Negeri 1 Paguyangan adalah Muhamad Zidan Fisabililah (Kelas XI 1), Maulana Arif Wicaksono (Kelas XI 2), Cintya Eka Putri (Kelas XI 1), dan Zahfarina Layla Ramadhani (Kelas X 5) dengan didampingi pembina ekstrakurikuler PMR, Arwinda Lutfiana, S. Pd.

Kompetisi yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang berada di bawah binaan PMI Kota Semarang dan dilaksanakan tepatnya di gedung H lantai 7 Kampus Universitas Dian Nuswantoro sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang kepalangmerahan yang diperuntukkan siswa SMA, SMK, dan MA yang tergabung dalam PMR Wira. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah First Responders of Tomorrow untuk Lomba Pertolongan Pertama dan Humanity for Elderly and Disable untuk Lomba Peer Educator.

Terdapat dua tahap perlombaan yang meliputi Perlombaan Video Pendek Edukatif dan babak final Offline. Tim Wira SMA Negeri 1 Paguyangan dalam Perlombaan Video Pendek Edukatif berdurasi 10 menit mengangkat permasalahan seputar pertolongan pertama dalam menangani korban patah tulang terbuka. Video tersebut diposting di instagram PMR Smansayang. Keberhasilan tim masuk sepuluh besar melaju ke babak final Pertolongan Pertama. Kemampuan penanganan korban untuk melakukan assesment pada korban dan melakukan pertolongan pertama pada korban dengan tepat diuji di depan para penguji.

Menurut Zydan, Tim Wira mendapatkan kasus dalam penanganan langsung kasus korban luka bakar. Sedangkan Cintya menjelaskan bahwa pada pertolongan pertama itu fokus ke simulasi pertolongan pertama, kerja sama tim, serta ketepatan dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Intinya bukan cuma teori, tapi juga praktik dan kekompakan tim. Maulana dan Zahfarina juga menyampaikan tidak ada trik khusus tetapi persiapan yang matang dan keseriusan dari tim. Hal yang dilakukan tim diantaranya saling komunikasi, mengevaluasi kekurangan, menjaga kepercayaan satu sama lain sesuai dengan tugas yang telah diberikan, dan yang paling penting percaya diri, fokus, dan tenang dalam mengikuti lomba.

Keberhasilan tim PMR Wira SMA Negeri 1 Paguyangan yang mampu menunjukkan performa terbaik selama perlombaan berlangsung tidak terlepas dari persiapan dan latihan yang serius dengan menghadirkan pembimbing dari PMI Kabupaten Banyumas, Dimas Saputra sekaligus alumni SMA Negeri 1 Paguyangan. Peserta Tim Wira merasa sangat bangga karena mendapatkan pengalaman yang paling berharga di masa SMA yang berhasil membuktikan bahwa SMA Negeri 1 Paguyangan mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi. Kerja keras yang dilakukan para peserta terbayar dengan hasil yang membanggakan. Begitu pula pembimbing PMR Wira merasa bersyukur dan bangga, setelah tahun kemarin hanya dapat juara 4, tahun ini bisa meraih juara 2 tingkat provinsi. Alhamdulillah, tentunya bisa dijadikan sebagai motivasi untuk siswa PMR Wira yg lainnya.

Prestasi yang telah diraih ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa SMA N 1 Paguyangan sebagai Sekolah Sehat tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menjaga kesehatan serta memberikan pertolongan pertama ketika terjadi keadaan darurat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Daring Yang Efektif

IHT Pengembangan Modul Ajar yang Mengintegrasikan Visi Misi Sekolah

IHT Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artificial Bagi Guru di SMA N 1 Paguyangan