IHT Digitalisasi Pembelajaran : Guru SMA Negeri 1 Paguyangan Siap Hadapi Era Digital
SMA Negeri 1 Paguyangan menyelenggarakan In House
Training (IHT) Digitalisasi Pembelajaran bagi Guru Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan
pada tanggal 5 dan 6 Februari 2026 di Laboratorium Biologi SMA Negeri 1
Paguyangan. IHT dilaksanakan selama 16 Jam Pelajaran (JP) yang diikuti oleh
seluruh guru SMA Negeri 1 Paguyangan dan bersertifikat resmi dari Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. IHT ini bertujuan
untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital secara
efektif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini,
diharapkan para guru mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sehingga tercipta
pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan bermakna bagi murid.
IHT Digitalisasi Pembelajaran secara resmi dibuka oleh Kepala
SMA Negeri 1 Paguyangan, bapak Yuniarso Amirudin, S. Pd., M. Si. Dalam
sambutannya, beliau memaparkan alasan pentingnya digitalisasi pembelajaran terutama
dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Pemanfaatan teknologi
digital memungkinkan pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan variatif.
Nara sumber kegiatan IHT hari pertama tanggal 5
Februari 2026, Fakhrudin Sujarwo, S. Sos., M. Pd yang merupakan Kapten Belajar.id
Provinsi Jawa Tengah. Guru yang bertugas di SMA Negeri 1 Sambungmacan Kabupaten
Sragen mengawali pemaparan materi Kebijakan Digitalisasi Pembelajaran dengan menjelaskan
bahwa penguatan literasi, numerasi, dan sains teknologi melalui digitalisasi pembelajaran
termasuk salah satu dari 17 program prioritas pemerintah. Upaya yang dilakukan
oleh pemerintah adalah dengan menyediakan televisi canggih (papan interaktif) berupa
Smart Board sebagai sarana pembelajaran interaktif untuk memastikan
bahwa seluruh siswa dapat menerima pelajaran terbaik. Smart Board tersebut
kemudian dikenal dengan nama Interaktif Flat Panel (IFP).
Pemanfaatan Sumber Belajar di Ruang Murid menjadi
materi berikutnya yang disampaikan oleh Peraih terbaik 1 Guru Inovatif SMA
tahun 2024 Provinsi Jawa Tengah. Ruang Murid bertujuan membantu murid belajar
mandiri dan berinteraksi dengan materi tambahan, serta mendukung guru dalam
memfasilitasi dan mendampingi proses pembelajaran. Sumber Belajar di Ruang
Murid merupakan alternatif yang dapat memperkaya inspirasi mengajar, sehingga diharapkan
bisa membantu guru dalam menemukan materi belajar yang lebih variatif dan
menyenangkan. Sumber belajar tersebut merupakan upaya untuk mendukung proses
pembelajaran di kelas dengan prinsip digitalisasi, sesuai kebutuhan, dan pembelajaran
yang menyenangkan.
Pembuatan media pembelajaran interaktif berupa Assemblr
Edu pada materi Koding dan Kecerdasan Artifisial langsung dipraktikkan guru
SMA Negeri 1 Paguyangan dengan menggunakan laptop. Beberapa peserta juga memainkan
game tersebut di Smart Board. Media
pembelajaran yang sangat menyenangkan bagi murid jika dapat diterapkan dalam
pembelajaran di kelas. Tidak hanya media pembelajaran, guru juga mempraktikkan
cara membuat perangkat pembelajaran berupa modul ajar.
Di akhir materi hari pertama, refleksi kegiatan IHT disampaikan oleh salah
satu peserta M. Brillian Suprayogi. Sebagai guru PJOK merasa sangat senang mempelajari hal baru
terutama pada media pembelajaran yang baru diketahui. Peserta lain, Senjany
Julaesy Pangestika yang merupakan guru informatika merasa ilmu yang dimiliki
masih sangat dangkal dan perlu belajar lebih banyak lagi untuk menambah
wawasannya sehingga sangat terbantu sekali dengan adanya pelatihan tersebut.
Kegiatan IHT Digitalisasi Pembelajaran hari kedua pada
tanggal 6 Februari 2026 melanjutkan materi media pembelajaran dengan nara
sumber Mulyono, S. Pd. Sebagai kreator digital dan youtuber 134 ribu subscriber,
mengenalkan media pembelajaran berupa aplikasi Zep Quiz yang merupakan platform
kuis interaktif berbasis game. Melalui aplikasi ini, guru dapat menyajikan soal
dalam bentuk permainan yang menarik dan interaktif, sehingga pembelajarannya
menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Aplikasi zep quiz
dapat digunakan melalui laptop maupun handphone (HP). Kelebihan aplikasi zep
quiz dapat digunakan untuk pre test, post test, evaluasi, dan ice
breaking. Selain itu, guru juga dapat melihat skor atau nilai yang
diperoleh murid.
Pelaksanaan IHT Digitalisasi Pembelajaran bagi Guru SMA
Negeri 1 Paguyangan merupakan langkah yang tepat dalam meningkatkan kompetensi
guru menghadapi tantangan di era digital. Dengan mengikuti IHT ini, diharapkan
guru SMA Negeri 1 Paguyangan dapat mengimplementasikan pada proses pembelajaran
di kelas sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih kreatif,
inovatif, dan menyenangkan. Selain itu, sertifikat resmi dari BPSDMD Provinsi
Jawa Tengah dapat digunakan sebagai bukti pengembangan kompetensi dan
pengembangan keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru.

Komentar
Posting Komentar