Lelah dan Kantuk

Oleh : Milati Masruroh

Hujan masih saja turun dengan deras, dinginnya menusuk tulang. Lelah sisa semalam belum juga hilang. Klumbrak klumbruk seharian tidak ada semangat. Menempuh perjalanan hampir 10 jam tidak seperti biasanya yang hanya 5 jam cukup melelahkan. Kemacetan akibat pengecoran jalan tidak dapat dihindari. Harus mengantri menunggu giliran.

Perjalanan dari kota Wonogiri memang hanya dua jam untuk sampai ke kota Yogyakarta. Tak afdol sudah sampai Jogja kalau tidak makan soto Jogja. Soto kesukaan sejak kuliah 23 tahun yang lalu. Soto bening ditambah dengan aneka tambahan cemilan dari tahu bacem, telur bacem, telur puyuh, dan gorengan. Rasanya segar dan maknyus.

Setelah menikmati soto jogja, perjalanan dilanjut. Suara adzan magrib berkumandang, segera mencari pom bensin untuk segera menjalankan sholat Magrib di masjid. Rasa lelah yang dirasakan, tidak bisa membuat mata ini terpejam. Hanya menikmati perjalanan yang semakin gelap.

Dua jam lagi untuk sampai ke rumah harus ditunda, deretan mobil di depan tidak ada yang bergerak maju. Harus legowo menunggu antrian panjang untuk bisa melewati pengecoran jalan. Tidak harus mengeluh, cukup dinikmati sambil mendengarkan lagu-lagu campur sari, lagu pop, dangdut, dan juga kenangan. Tapi, sesekali dengerin lagu-lagu islami juga. 

Hampir satu jam, mobil mulai bergerak pelan. Bus yang tidak sabar, langsung menyerobot lewat kanan seperti dikejar waktu. Menjelang pukul 8 malam, segera mencari warung tenda pinggir jalan untuk makan malam. Badan yang lelah  dan perut yang kram karena kedinginan segera terobati dengan teh manis panas. Bebek goreng dan ayam kampung goreng menjadi pilihan untuk makan malam.

Makan malam usai, segera melanjutkan perjalanan ke rumah. Dan jam 10 malam akhirnya tiba di rumah. Badan yang pegel dan mata sudah tidak bisa menahan kantuk. Segera membersihkan diri untuk beristirahat. Apalagi keesokan harinya harus berangkat jam 6 pagi.

Berangkat ke sekolah seperti tak ada semangat. Kantuk dan lelah masih saja mengganggu. Ingin rasanya tidur seharian untuk mengembalikan energi yang hilang. Benar saja, di sekolah hanya duduk-duduk dan malas untuk menyelesaikan pekerjaan.

Bumiayu, 23 November 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHT Pengembangan Modul Ajar yang Mengintegrasikan Visi Misi Sekolah

Pembelajaran Daring Yang Efektif

IHT Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artificial Bagi Guru di SMA N 1 Paguyangan